Tuesday, 15 December 2009

busyet

busyet dah ..........
lama bnget rasanya g update skalinya mo updat g tw apaan yg mo di update wkwkw
ad yg punya saran???????/
hmmmm juma mo share ja
skr lagi sibuk2nya kejer setoran di duna nyata hehehee
kejer setoran belajar mksudnya maklum dah 2 tahun stop dr belajar secara formal hehehe
kangen suasana sekolah............:P
kembali ketopik nih ad yg punya saran?????????/

Tuesday, 3 November 2009

ruang baca

telah lama aku terpasung
dalam kediaman dan kebiasuan
terpaku dan dalam kelambu ragu
aku rindu bercerita
kisah kisah hati yang tebelenggu di ruang baca
yang harusnya mengubah suasana
menjadi lebih santai dan jenaka
sedikit tertawa
bersama teman teman sebangsa
berbagai cipta dan karsa
dalam ruang baca yang seharusnya berjiwa
memberi semangat para pembaca setia

aku rindu bercerita
kisah kisah hati yang terbelenggu di ruang baca

palembang, 3 november 2009

Sunday, 27 September 2009

cerita cerita

cerita cerita
berjalan leluasa
hilir mudik dalam logika
yang terus bercanda
berikan senyum ceria
juga duka lara
dalam tangis yang mebahana
cerita cerita
membuka sebuahrahasia
yang terus menjelma
dalam hidup kita
yang penuh warna
membangi cinta
untuk aku, kamu,dia, dan mereka
yang juga turut serta
dalam rangkaian cerita

palembang,___________ 2009

Cerita-cerita

Cerita cerita
Berjalan leluasa
Hilir mudik dalam logika
Meski tak punya alur dan irama

Cerita cerita
Meski tak kusuka
Tetap saja ada
Menganggu di ruang jiwa

Cerita cerita
Bagaimanapun kisahnya
Tetap Tuhan yang mengaturnya
Aku hanya ikuti plot-plotNya

Cerita cerita
Apakah akan berakhir bahagia
Hanya Tuhan yang mengetahuinya
Yakin akan ketentuanNya

Cerita cerita
Aku dan berbagai cerita

Palembag, 9 Januari 2015

Thursday, 10 September 2009

terjebak

berputar putar dalam satu percakapan
yang tak peka dengan kedekatan
berbalik pergi kemudian kembali
tanpa ada arti yang menemani

berutar putar dengan satu problema
yang tak kunjung sirna
kembali datang hanya dengan senyuman
hanya genggaman tanpa ada anyaman

terjebak
kamu mulai beriak
tak tahu kapan akan terkuak
makna yang terserak

terjebak
kamu mulai berteriak
tak dapat bergerak
dalam ikatan yang tak jinak

selamat
kamu terjebak tanpa alamat
untuk selamat

palembang, 11 september 2009

Monday, 7 September 2009

Aku Rindu

harum semerbak
udara pagi yang menyeruak
menusuk hidungku yang selalu bergejolak
oleh udara kota yang tak lagi bersahabat

tetes embunpun turut menyibak
kerinduan yang telah lama terjebak
dalam dada yang mulai sesak
oleh asap kota yang pekat

rerumputan hijau menemani tiap jejak
hantarkan ku pada kenangan yang mulai terkuak
di antara puing puing memori otak
yang hampir pudar oleh kesibukan kota yang semakin padat

kenangan masa kecil yang mulai terbajak
oleh kegilaan kota yang tak mau beranjak
dari otak
yang hampir bejat

menjauh dari angan yang tak lagi bergerak
dari pahatan pahatan kota yang berus menjambak
satu persatu harta kita kelak
yang mulai hilang dengan cepat

aku rindu desa yang masih bijak
untuk kujadikan tempat berpijak
aku rindu desa yang masih bijak
untuk mencari selamat dari kota yang sesat

aku rindu desa yang masih bijak
oh Tuhan ijinkan ku bergerak
yang kini mulai terperanjat


palembang, 7 September 2009

Tuesday, 18 August 2009

surat

secarik kertas buram terperangkap diantara jemariku
menanti luluhnya hatiku yang semakin membeku
tersirat sedikit niat untuk membuka belenggu
yang bernaung diantara ragu ragu
yang semakin ambigu
antara dungu dan biru

segores tinta menembus jantungku
ketika aku mulai memburu
makna makna yang bermutu
yang ia tuliskan khusus untukku

luluhkan aku dalam kebekuan yang kaku
pulihkan aliran darahku
yang sempat terbuntu
oleh batu batu cemburu

padamu
yang sungguh mencintaiku

seketika hatiku mendung olehmu
tumbuhkan sesal yang remukan hidupku
terlalu sesat untuk menggapaimu

tunjukan aku pada simpang jalanmu
yang terus aku tuju
meskipun tak ada peta dalam genggamku
hanya secarik kertas yang terus terbelenggu
dalam jemariku
yang semakin kaku

Sunday, 9 August 2009

tentang mereka

aku melihat mereka
birbicara
menuang kata kata
diantara waktu yang terbuka

aku mendengar mereka berbincang bincang
buatku tercengang
dengan apa yang menantang
untuk ku ikut bertandang
diantara mereka yang masih bergadang

diantara detik detik malam
aku masih bersama mereka yang semakin tenggelam
dalam
sedalam makna yang tertuang

mereka terus berbincang
dan sedikit tenang
saat rasa mulai datang
semakin tenang
mencernakan maksud dan tujuan
dari topik yang ikut berbincang

berbincang tentang arti persahabatan
yang selalu menjadi perdebatan
sungguh alot bak persidangan
persahabtan yang kian terpacang
diantara tiang tinag kehidupan

di tiang mana dia akan terpasang?
tunjukanlah dengan cahaya hatimu yang benderang

*untuk kamu yang bimbamg

Monday, 3 August 2009

...

pergi
aku pergi
jauh dari penat ini
sejenak bermimpi
dalam gumpalan energi
yang kuat melindungi diri

pergi
aku menyendiri
sesaat menyadarkan diri
dengan berbagai koreksi

pergi
aku pergi
biarkan aku bercinta dengan naluri
lupakan waktu yang menggauli
jalan jalan hidup yang hampir mati


pergi
biarkan aku sendiri
memahami arti arti
yang berpola dalam imajinasi
yang semakin liar dan berjudi
dengan pilihan pilihan tahi

pergi
aku menanti pagi
yang akan menyambut jiwa ini
dengan hangat mentari
singkap gelap malam yang penuh misteri

Sunday, 26 July 2009

cinta

cinta
cinta
cinta
bertaburan dimana mana
membuat rasa terus berbahagia
namun tak jarang para pencinta
dibuat bermuram durja
olehnya
yang terlihat merona
oleh rasa
yang tak karuan adanya

mengapa cinta terus merajalela?
antara adam dan hawa
adakah belenggu yang terlupa?

bagaimana dengan cinta
yang membuat sengsara
jiwa dan raga
yang terus meronta
karena sakit yang tak terkira

cinta tak hanya membuat bahagia
namun juga duka lara dan derita
yang tak kunjung teredam oleh makna
yang sesungguhnya
yang ada hanya dosa
menghias tubuh tubuh penuh pesona


cinta
terus merajalela
menjelma
berbagai rupa

cinta
tak bisa disangka
maksud dan tujuannya

ketika cinta bermetaforfosa
menjadi dosa
yang tak smestinya
jadikan lupa segalanya
atas nama cinta
semua terlaksana
begitu indahya
sehingga terus terlena
karena cinta
yang tak semestinya

timbulkan dilema
yang terus membahana
diantara aku, kau, dan dia
begitu pula mereka
yang asyik bercengkrama
dengan belahan jiwanya
yang hanya sementara
menghias hidupnya

tak bisakah kau rasa
sesuatau yang sempurna
yang selalu menyapa
aku, kau, dan dia
juga mereka

dikala cintamu tak lagi berbicara
Dia masih ada
satu atas segalanya

cinta
cinta
cinta
ukirkan berjuta makna
yang terus terbuka
untuk dicerna
oleh adam dan hawa
untuk cinta
yang semestinya

cinta
cinta
cinta
buatku terus menerka terka
bagaimana rupanya
saat aku berada dalam sengsara
apakah dia akan menjelma
menjadi malaikat yang membawa cahaya
menerangiku dari gelap yang menyiksa mata
dan akan membatuku lepas dari sengsara

cinta
cinta
cinta
buatku terus menerka terka
bagaimana rupanya
saat aku berada dalam bahagia
apakah dia akan menjelma
menjadi wanita
yang kan temaniku selama"nya"

cinta
cinta
cinta
buatku terus menerka terka
bagaimana rupanya
saat aku berada dalam dilema
apakah dia akan menjelma
menjadi hakim yang bijaksana
dan putuskan jawaban yang berguna

oh cinta
aku bertanya
kapan kau menjadi tak berupa
hingga aku yang berbalik menjelma'menjadi cinta
yang jauh dari dosa


palembang,3 Agustus 2009

hujan

hujan
bermain nada
dalam dilema
yang menggelora
pada setiap asa
yang mulai terbuka
karena cita yang telah tiba
di hadapan sang empunya
cerita

cerita cerita
manusia
yang menua
jiwa dan raga

seolah tak berdaya
di dunia yang fana

hujan
bermain laga
dengan dahaga
rerumputan yang mulai terperdaya
oleh hutan rimba
yang membelenggunya
dengan makna

makna makna
hidup yang terus merana
oleh kisah perang saudara

hujan
bermain cinta
dengan dua raga
yang tak lagi percaya
pada Dia
sang maha daya
atas segala
isi dunia

dunia dunia
yang semakin hampa
oleh ulah tangan manusia

hujan
menarikan berbagai gaya
membuat takjub seluruh nyawa
yang lelah dengan sandiwara

sandiwara sandiwara
para pendongeng yang telah musnah
oleh kabut akademika

hujan
takan reda
hanya dengan sebuah do'a
palsu yang serupa
hanya akan timbulkan badai derita
yang akan membuat derita
si empunya do'a

do'a do'a
orang terpaksa
yang tak bisa menerima
takdirNya

hujan
hujan
hujan
teruskan hujatan
untuk para bajingan

Wednesday, 22 July 2009

jalang

berjalan melihat jalanan yang tenang
dengan kaki telanjang
berharap jauh dari malang
hinggapkan pada satu awang
yang tegantung di hati jalang
yang hendak menentang
aturan yang tercentang
dalam ruang yang memanjang

dasar
si manusia jalang
yang tak pernah menang
selalu datang
hancurkan nuansa tenang

dasar manusia jalang
baiknya kau terkubur malang
jauhkan dengan kami yang tak mengundang
kau manusia jalang

liar memandang
hiruk pikuk yang mengumandang
rusakan cita yang terpancang
jadikannya terkenang

dasar kau jalang
mampus kau dalam guncang
jauh jauh kau dari kami yang tenang

Monday, 20 July 2009

pelacur bersidang

berlalu lalang
dengan balutan selendang
yang terbang
melayang
teriup angin kencang
di forum pelacur
yang bersidang
dengan para lelaki hidung belang
yang bersorak girang
bersama tumpukan uang
dia mengahakimi tubuh yang berhutang
seperti binatang
jalang
yang terlentang
dijalanan yang tak lagi tenang
menghitung setiap dosa yang datang
lupakan sakit di selangkang
yang penting uang
uang dan uang
yang akan merentang
batas dosa yang tertentang

oleh uang

Saturday, 18 July 2009

wanita



gambar: http://melicha.blog.friendster.com/2008/11/model-jilbab-orang-yahudi/


wanita
saya melihat seorang wanita
tua
nan jelita
berleha leha di hadapan saya
semakin tua parasnya semakin jelita

dia terbuai dandanan yang mempesona
tapi itu bukan salahnya
merias wajah dengan eloknya

hanya saja perias yang semena mena
berkarya tanpa rasa
diatas wajah si wanita
tua
dan semakin tua
dia memang jelita
namun dia sungguh merana
dan tersiksa
dia semakin fana
dengan rias karya
yang membabi buta

dia wanita
tua yang merana
dan menderita
karena ulah rias seniman muda
yang tak paham karya
sungguh kasihan dia
wanita tua
yang semakin terpuruk tubuhnya

seniman muda semakin menggila
berkarya tanpa rasa
di wajah wanita tua

dia hanya bisa berdoa
kepada yang kuasa
ata selamat sejahtera
sembari menanti ajal yang akan datang menjemputnya
wanita tua
yang semakin renta

Friday, 17 July 2009

musafir cinta

aku berkelana
mencari jejak cinta
yang terserak dimana mana
telah kabur oleh duka
yang membuat ku semakin merana
melihat dunia yang semakin gila
tanpa cinta

aku berkelana
mencari damai yang nyata
bukan hanya dongeng belaka
biarkan semua berlalu tanpa air mata
itu yang ku harap padanya

aku musafir cinta
ingin bersua
dengan mu yang tak mudah putus asa
menebar cinta
dan berbagi bahagia
jangan biarkan mereka merusaknya
dengan bom dan api derita

musafir cinta

Monday, 13 July 2009

gag ada inspirasi

wah........ busyet dah dah berepa hari saia buntu lagiiiiiiiiiii.... umm skrang coma mo curhat jja.... (lagi mo balik jd anak keci nih........, yah secara biasanya berusaha sebisa mngkin menggunakan bahsa indonesia yang baik dan benar...tpi skarang ya lke this lah)....
akhir2 nih inspirasi banyak yang berlalu gitu aja...bingung padahal gag ada sesuatu yang membuat saia stess atau pusing karena banyak pikiran.... tapi knapa yah... saia jadi ngeblong gini..umm

inspirasi....oh inspirasi....
kemana harus kucari
apakah aku harus berlari
mengejar hari
yang terus pergi
membawa inspirasi

inspirasi...oh inspirasi...
kau datang dan pergi
tak maukah kau singgahi
pikiran yang mulai kosong ini

sejenak aku mulai bermimpi
melihat kau menari nari
merayu untuk ku gauli
oh inspirasi
mengapa kau tak kembali
bertengger di ujung jemari
temani ku menulis lagi

inspirasi ...oh ispirasi...
aku menanti untuk kau hampiri
ku sediakan sebongkah naluri
untuk kau singgahi



wahhhhhhh....saia tak bermaksud menyalahkan sang inspirasi...tapi mungkinkah saya yang kurang peka...????
inspirasi sebenarnya berlalu lalng dihadapan saia hanya saja saya masih belum ahli dalam mengambil angle yang pas untuk menjadikannya sebuah karya....
maukah anda mengajari saia????

Tuesday, 7 July 2009

aku awam politik

batu batu muali berbisik
melihat aku yang terusik
oleh kamu yang teralu berisik
dengan janji janji yang mencekik

oh tuan yang gemar berpolitik
ijinkan aku bangkit dari ring yang mulai tengik
oleh kalian yang menjijik

oh tuan yang gemar betaktik
ijinkan aku berbalik
melirik
dia yang tak munafik

oh tuan yang gemar membidik
rakyat rakyat cilik
ijinkan aku menarik
tali yang mengikat ring politik
biar kalian terbalik
oleh janji yang mencekik

Sunday, 5 July 2009

menunggumu

Aku
Menunggumu
Di sini
Di pantai
Yang sepi
Hanya ada aku
Duduk diatas batu

Aku meunggumu
Di sini
Bersama angin
Yang memburu
Setiap debu
Di pantai berair biru

Aku menunggumu
Di sini
Berharap bertemu
Denganmu
Yang salalu kutunggu
Dan kurindu

Biarkan butir butir pasir juga menemaniku

Bersama batu

Aku menunggumu

Saturday, 4 July 2009

maaf

Maaf

Maaf
Berlari lari dalam naluri
Yang tak pasti
Mencari sebuah arti
Yang sejati
Temui isi hati
Yang murni
Dengan ketulusan suci

Maaf
Biarkan aku
menghantarkanmu
pada pilihan dalam hidupmu
Yang kau perlu
Bukan kau tahu
Atau
kau mau

Maaf
maafkan aku
yang selalu memburu
dirimu
Dengan makna makan ambigu
dalam hidupmu
yang penuh liku

Maaf
Maafkan aku
yang sok tahu
Tentang hal baru
dalam hidupmu
Meskipun aku
tak disampingmu

Maaf
maafkan aku
yang selalu memaksamu
untuk disampingku
selalu

Maaf
maafkan aku
yang selalu
mengusikmu
Yang selalu sibuk engan dunia barumu

Maaf
maafkan aku
yang selalu
menyakitimu dengan kata kata ku
yang dalam
Dalam
Di sudut pikiranmu yang terdalam

Maaf
maafkan aku

biarkan maaf ini
menemani hari
dalam perjalanan pangjang ini
kini
atau nanti
hingga aku mati



*maaf
Sebuah kata yang menyimpan begitu banyak rasa
Senang, sedih, kecewa, dan bangga…
Senang ketika maaf terlontar dari mereka yang merasa tersakiti oleh kita
Sedih ketika maaf tak bisa keluar dari mereka yang berbuat salah
Kecewa ketika maaf terbelenggu oleh dendam dalam hatinya yang tersakiti
Bangga ketika maaf menjadi sebuah bentuk penyesalan dan pengakuan bersalah

Maaf
Bisa berubah menjadi sebuah kata yang hina ketika maaf terlontar berkali kali untuk sebuah kesalahan yang sama
Maaf kata yang kadang sulit melongok keluar ketika kita berada diambang kebingungan atas benar atau salah

Maaf
Memafkan
Timbal balik yang sepadan
Namun sulit di padukan

Maaf
Biarkan aku meminta maaf kepadamu yang tersakiti
Oleh laku,lisan, dan tulisanku…
Maaf
Maafkan aku….

Tuesday, 30 June 2009

untuk sahabat

hidup

seperti permainan
hidup ini penuh kejutan
dan harapan harapan
akan keberuntungan yang diharapkan datang
menghampiri
dan memberikan kesenangan
seperti perjudian
hidup ini penuh taruhan
nyawa dan harta
kesempatan dan kesempitan
seberti berbelanja
hidup ini penuh pengorbanan dan pilihan
kalah menang
untung rugi
sial mujur
fenomena biasa dalam permainan ini
permainan hidup

salam
hangat
-joni-

toilet

tieletku malang
aku senang
berlama lama berdendang
dalam toilet yang selalu tenang
ingatkanku pada inspirasai yang datang
melenggang
dengan aman dan tenang
hampiriku untuk di centang

toilet
oh tilet
biarkan aku mendendang
hilangkan stres yang menghadang

berbagi bukan hanya dengan harta....
tpi berbagai dengan harta tampaknya jauh ebih diharapkan (hhehhehhe)
padahal motivasi bagi mereka yang lemah bisa membangun untuk menjadi kuat sehingga bisa memenuhi kewajiban atas dirinya sendiri dan yang menjadi tanggung jawabnya....
karena sebenarnya meeka yang kurang mampu (dalam hal harta, dan kemampan bersaing lainnya) sebenarnya mempunyai potensi, - saya yakin setiap manusia dilahirkan dengan bakat, dan potensi serta peluang dan rejekinya masing maing- hanya saja mereka kurang percaya diri sehingga sulit menemukan potensi dan peluang2 yang sudah diberikan-
"kalau rejeki tidak akan kemana"
rejeki sma dengan jodoh
kalaupun itu memang diberikan oleh Allah untuk kita tentunya harus dengan usaha untuk mendapatkannya..
sama halnya ketika kita melihat uang dijalan...
tidak mungkian uang itu akan masuk sendiri ke kantong kita jika tidak kita ambil...
satu hal lagi
"takkan lari gunung dikejar"

bodoh sekali orang yang mengejar gunung....
gunung jika diibaratkan rejeki..memang tidak lari kalu dikejar
tapi tiak mungkin gunung itu berjalan menghapiri kita
kalau bukan kita yang mendekati dan kemudian mendakinya hingga kepuncak....

(sepertinya saya "sok" bijak hari ini...hhe hhe hhe harap maklum, hari ini Allah memberikan saya kesadarn, yang mungkin tidak saya dapatkan besok... selagi ada kesadaran..saya mencoba berbcara baik hhe hhe hhe siapa tahu besok saya kembali khilaf....)

_itu pendapat saya, boleh kan?_
salam hangat
-joni-

1. politikselalu asik
untuk dibidik
apalagi di musim yang panik
semua terperdaya politik
semakin cerdik
atau licik
pintar menghardik
di dalam bilik
yang mencekik
para rakyat cilik
semakin menjerit
karena sakit
hati dan fisik
bingung mau berkutik
yang ada hanya sembelit
melihat politik
yang selalu berkelit


salam kenal dan hangat
ndoro kakung
-joni-

?

Seperti mata rantai yang bersilang
Saling mengikat satu sama lain

Seperti telapak tangan yang bersisi
Gelap dan terang

Seperti mata yang sejalan
Ketika memandang

Seperti kembang dan kumbang
Yang saling membutuhkan

Seperti garam dalam lautan yang tercapur
Tak terpisah kan

Seperti itulah persahabatan
Saling mengikat,selalu memiliki dua sisi kepribadian, selalu sejalan, dan tak terpisahkan….

puisi

biarkan puisi
bernyanyi
ungkapkan isi hati
yang selalu berlari
dari arti yang menanti

puisi
biarkan puisi bernyanyi
ramaikan hati
yang sepi

karena puisi
selalu bernyanyi
hapus semua sunyi
kejar hati yang berlari
ungkapkan arti yang sejati

saam knal dan hangat
-joni-

siapa?
siapa aku?
yang lebih dulu
melihat kamu
hadir di hadapanku
siapa?
siapa kamu?
yang berani mendahuluiku
tinggalkanku
dan hinakanku
tak pantas kau begitu
sepertinya kau lupa siapa dirimu
yang awam terhadap diriku
patutnya kau belajar dulu
mengenalku
dan pelajariku
agar kau tak begitu
terhadapku
dan kaumku
maukah kau mengalamai itu?
nasib sama sepertiku
di generasi setelah mu
jika tidak, kau harus pandai menjamu
para terdahulumu

aku tau
ini memang jamanmu
tapi perlu kau tau
siapa pendiri jamanmu
agar kau tahu bertingkah laku
wahai penghuni baru


dengan hati ya?
dengan atau dari hati?
di mana
dan dari mana bisa dimulai?
memberikan suguhan
jamuan
hidangan
atau apalah namanya
aku bingung
bahkan aku lebih bingung lagi
dengan apa sebenarnya
yang membuat aku bingung
tulis
menulis
baca
membaca
atau
baca
membaca
tulis
menulis
bisa menulis karena membaca?
atau bisa membaca karena menulis?
ada apa dengan hati?
begitu kuatkah "dia"hingga semua yang dimulai darinya
menjadi begitu bermakna
apa yang ad di dalamnya?
hanya satu yang ku baca"ikhlas"mungkinkah itu yang mendasari hati
sehingga ia menjadikan indah semuanya?


insomnia?
tidak kahdia hiasi malam kita
yang hampa
tanpa cerita
ketika mata tak berdaya
mentup sadar yang telah merana

insomnia
hadika cerita cerita
ketika kita terjaga
dalam malam yang tak lagi hampa

karena insomnia
biarkan kita memulai cerita
dimalam yang tak lagi hampa

karena insomnia
biarkan kita lihat dunia
malam yang menjaga

kita
dalam rahsia rahasia
maka
biarkan insomnia

memberika kita jeda
pada malam malam yang pernah ada

untuk tahu sebuah rahasia
yang tersimpan di malam yang hampa
hingga kita mulai membaca
cerita certia
rahasia
dalam malam yang hampa
dan kini tak lagi hampa
karena insomnia

salam hangat
-joni-insomnia?
tidakkah dia hiasi malam kita
yang hampa
tanpa cerita
ketika mata tak berdaya
menutup sadar yang telah merana

insomnia
hadirkan cerita cerita
ketika kita terjaga
dalam malam yang tak lagi hampa

karena insomnia
biarkan kita memulai cerita
dimalam yang tak lagi hampa

karena insomnia
biarkan kita lihat dunia
malam yang menjaga

kita
dalam rahsia rahasia
maka
biarkan insomnia

memberika kita jeda
pada malam malam yang pernah ada

untuk tahu sebuah rahasia
yang tersimpan di malam yang hampa
hingga kita mulai membaca
cerita certia
rahasia
dalam malam yang hampa
dan kini tak lagi hampa
karena insomnia

salam hangat
-joni-


waktu terus berputar
diantara kita
berempat
kamu
aku
dan dua cangkir kopi hangat
yang menjadi saksi bisu kediaman kita
berhembus angin rindu yang berselimut dendam
menanti waktu yang terus bejalan
tunjukan kita jalan sederhana


cerita?
cerita apa
yang kau ungkap
dalam karya
yang begitu menggoda
mata
untuk membaca
aku hanya bisa mencoba
menerka
apa itu disember
tapi aku hanya bisa
bertanya
tanpa asa yang tersisa

pada kisah pilu yang melanda
seorang pujangga
cinta
yang hanya bisa merana
dalam tangis yang membahana
coba rangkai suasana
kembali semula
karna tangi telah membawa
duka dan lara
yang melanda
seorang pujangga
cinta

dialong

puisi berdialog
dialog dialog
yang saling mengolok

buat orang melongok
dengan bualan yang sok

biarkan ia terus berbelok
dari makna yang tergolok
semakin begok
karena cerita sronok

dialog
puisi berdialog

salam hangat
-joni-
boleh tak sambung kang?


bulan merayu
khairan yang teralu malu
mengaku
ingin bercumbu

bulan merayu
khairan yang sok lugu
memaknai ambigu
ritual bercumbu

khairan tak lagi ragu
ketika bulan mulai mencumbu
khairan turut meenunggu
bulan selesai mencumbu

biarkan bulan senang dulu
dengan ritual mencumbu
mudahkan khairan rangkai puisi terdahulu
perihal ritual bercumbu

salam knal danhangat
-joni-

marah

dia
marah
padaku yang salah

dia
marah
sungguh
marah

dia
marah
entah
apa yang salah

aku hanya singgah
dan sedikit meramah

dengan cara yang diarah
kan olehnya yang marah

marah
dia marah

yah...
maafkan aku yang salah
telah berani singgah
dan terlanjur membuatmu marah

Musi

Musi
Terus menari
Sepanjang hari
Selama air terus terisi
Menyemangati
Semua hati
Di sepanjang tepi
Musi
Yang berjuang menggapai mimpi

Musi
Terus berjanji
Kepada hati
Yang menanti
Berikan arti
Bagi yang mengerti

Apa itu musi
Yang setia memberi
Pada hati yang juga berarti

Saturday, 27 June 2009

pagi

pagi datang
menjelang
singkirkan malam yang tenang

pagi datang
dengan gelombang
baru yang berdendang
senang

pagi datang
hilang
semua jalang
yang menghadang
tadi malam yang malang

pagi datang
biarkan cerita datang
di hari benderang

* entah apa yang disembunyikan sang malam, saya benar benar tudak tahu....
tapi saya yakin TUHAN menciptakan malam untuk merahasiakan dan menjaga sesuatu.... yang tak mungkin terlihat ketika matahari menjayakan diri....
malam.....mengapa semua begitu indah ketika malam tiba.....(mungkin itu hanya dalam pikiran saya)
tapi setiap kali saya memandang sesuatu dimalam hari jauh lebih indah ketika terpapar sinar mentari...sesuatu yang jelek akan terlihat indah pada malam hari...
yang kemudian menimbulkan kakaguman tersendiri terhadap aturanNya....yang begitu aneh namun begitu mengagumkan....

sahabat

kata yang terlalu indah
untuk dia yang tak indah
aku tak tahu apa itu
sahabat
hanya sebuah kata yang diagung agungkan
dia
menulis
sahabat
hmm
lucu
bagiku
yang selalu keliru
dengan semua yang mengharu bairu

kembali dia menulis
sahabat
sepertinya dia begitu cinta
sahabat
agh biarkan dia mencinta
mungkin dia lebih tahu
apa itu sahabat




*saya benar benar bingung dengan kata yang satu ini....
seperti cinta yang begitu luas maknanya
sahabat....sulit diidentifikasi
apa itu sahabat
mungkin banyak yang menganggap sahabat itu adalah sesuatu atau seseorang yang selalu pengertian dekat baik dan semua nya yang berdampak positif (terutama bagi kita)
tapi pernahkah sahabat mengecewakan????
dan kemudian engkau tinggalkan???
ketika sahabat telah berubah menjadi sebuah penghianatan semua yang indah hilang begitu saja...apakah ini masih bisa disebut sahabat?????atau persahabatan????

sedikit curhat, menurut saya sahabat itu sesuatu yang membingungkan tapi begitu menyenagkan untuk dirasakan...
sahabat atau persahabatan itu
seperti intan yang disematkan pada sepotong emas yang memjelma menjadi sebuah perhiasan...kuat juga indah dan mahal harganya dan terdiri dari dua elemen yang saling melengkapi (bukan membutuhkan) sehingga tercipta keserasian ketika dipadukan dengan pas tapi tetap menjadi diri sendiri (meskipun terdiri dr 2 elemen namun tidak akan melebur menjadi satu).
juga seperti : (saya tidak tahu perumpamaan yang pas untuk ini)
yang tidak hancur ketika dipanaskan didinginkan dipukul dan tidak akan rusak meski dicampur dengan zat apapun.
yah apapun pandangan orang
yang pasti persahabatan atau ahabat yang sejati tidak akan pernah berubah sampai kapan pun....
meski dicampuri atau di berikan kondisi seperti apapun juga....

(ummm satu hal lagi sahabat itu adalah dia yang membawa kebaikan baik di duni dan akhirat)

(untukmu yang selalu menulis sahabat...dan kamu yang menjadikanku sebagai sahabat *R*)

Tuesday, 23 June 2009

buntu

pikirku terbuntu
oleh mu
yang membayangiku
di setiap helai syarafku

ada apa ini??
kenapa harus begini...??
buntuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu...nah maafkelah blog ku sayang...untuk hari ini aku tak dapat membagi kaya bersama kamu.....
otak ku buntu karena aku bertemu
dengan dia yang begitu

begitu...
begitu....
hanyutkanku...kemudian memukulku dan hempaskanku....oh TUHAN bantu hambamu ini keluar dari beenggu yang membuatku semakin dungu....

Monday, 22 June 2009

lost

i'm alone
tonight

no one else
beside me

i'm jealous with moon
in the night sky

many stars beside it
that can be its friends

and share about light
in this night

have long time
i just watching their happiness

till i fell sleepy
and
now
i'm lost in a dream

a nice dream

i hope it'll be true
in my real life


(begh kepedean bener pa kagak tuh inggris, tlong kasih tau y plens klo salah hehehe)

Sunday, 21 June 2009

aku

aku
terkurung
dalam sepi
yang selalu menepi
pada hatiku
yang semakin sunyi

aku
terpaku
pada hati
yang telah mati
pergi
dengan semua cerita yang basi

aku
aku
aku...
tak pernah tahu
apa arti sejati

dia

Dia
Tersenyum
Menatap dunia
Yang begitu fana
Siratkan duka
Yang tak berdaya

Di sini
Dia
Sendiri
Masih tersenyum
Manis
Meski merana
Karena cinta
Yang tak kunjung tiba

Lihatlah dia
Tetap berdoa
Kepada-Nya
Yang mencipta dunia
Dengan berbagai cerita

Kini aku
Menatapnya
Berikan ia senyuman
Temaninya
Menanti cinta
Yang didamba

Ku portet dia
Dengan sebuah kamera
Yang kupunya
Abadikan senyumnya
Yang begitu indah
Dalam penantiannya
Yang begitu setia

Monday, 15 June 2009

Ambigu

dia menatapku
dari kejauhan
kemudian dia
menghampiriku
menyapaku
ceritakan kisah yang lalu
aku hanyut dalam kisah lucu
antara dia dan aku
dia begitu seru
ungkapkan kisah masa lalu
bangkitkan kebersamaan yang dulu
sempat berlalu
oleh waktu
dan jarak yang membelenggu
dia sunggu lugu
terhadap dunia yang mulai biru
dengan kisah kisah yang memburu
anak anak masa lalu
sungguh aku keliru
dengan makna yang selalu ambigu
oh Tuhan tuntunlah aku
dalam damai bersama Mu
juga dia yang selalu memuja Mu
malam yang menyelimutiku
dalam rahasia rahasia agung Mu
biarkan aku
temukan sejatiku
bersamanya yang selalu menemaniku
dalam kisah seru
dan lucu
di masa lalu
yang selalu ku rindu

Menanti Hujan

Menanti Hujan

Langit terlihat mendung
Tunjukan air yang tak terbendung

Aku mulai berlindung
Dari air yang akan turun

Di bawah tudung
Yang cukup untuk berlindung

Aku menatap mendung
Yang siap bergulung

Turunkan air yang tak terbendung

Hatiku mulai bingung
Kenapa hujan tak kunjung turun

Terasa anging mulai bingung
Bertiup kearah gunung

Mendung mulai melambung
Bergerak menuju gunung

Mengikuti angin yang bingung
Buatku bertambah bingung

Menanti hujan yang tak kunjung turun

Sunday, 14 June 2009

mati

mati
dia mati
tubuhnya
kaku di dalam peti
mati
dia mati
matanya terpejam
tubuhnya dibalut kafan
wajahnya pucat
dingin

mati
mati
benar benar mati

tikus

hari ini aku melihat tikus
tiga ekor tikus
bersarang dirumahku
membuat aku risih
dan rusuh
dengan tiga ekor tikus
yang bau
dan merusak
uhh
aku kesal
dengan tiga ekor tikus
hari ini kuputuskan
perang
dengan tikus
tiga ekor tikus
hasratku terpenuhi
ketika aku sedang menyapu
aku langsung beraksi
dengan sapu
aku sodok
rumah tikus
dengan sekop
ayahku memukul tikus
yang lari karena sapu
"buuk!"
satu ekor tikus mati
"buuk!"
satu lagi
"buuk!"
satu lagi
puaslah aku hari ini
semakin puas
ketika ayahku menyuruhku membuang plastik
yang berisi tikus mati
upps...
itu bukan salah satu dari tiga ekor tikus barusan
tapi tikus yang terjebak dalam plastik
tikus
tikus
tikus
aku benci tikus

Friday, 12 June 2009

hidup

bernafas
hirup udara
kota

penuh dengan dilema
asap kota
yang kian merajalela

bau dimana mana
semakin sesak saja
udara kota

bagaimana
dengan hidup kita
yang terus merana

karena mereka
yang mendesak kita
dengan berbagai problema

hidup
yang tak berdaya

oleh mereka
yang disana

bertahta
dengan agungnya

yang bemain tipu daya
dengan berbagai alasanya
yang semakin menggila

aku benar benar tidak suka
dengan suasananya

hidup
yang terperdaya
oleh makna
yang tak berharga

dan semakin tak berharga
ketika mereka berkuasa

hidup
inginkan aku berpindah
ke luar daerah
yang tak pernah berdarah

hidup
biarkan mereka
terus bertahta
hingga tidak ada kata
yang bisa
dipakai untuk memperdaya
...

Thursday, 11 June 2009

pergi

pergi


jauh
dari hati dan pandaganku

dari hati dan pandanganmu

dia

pergi

tinggalkan aku

dan kamu
di sini
hanya kita
tanpa dia

dia
pergi
lupakan aku
dan kamu
lupakan kita
berdua

dia
pergi
mejauh
dari dunia kita
berdua

dia
telah memilih
jalannya
yang baru
jauh
dari kita
berdua

biarkan
dia
bahagia
bersama dunianya
yang baru

biarkan
dia
bahagia
bersama temannya
yang baru

tetaplah kita
berdua
disini
menantinya
kembali
seperti dulu
kita
bertiga
bersama
di sini
tempat kita
berjumpa

pesan

aku duduk
di depannya
menatapnya
tajam

aku duduk
di depannya
membuka cerita
antara aku dan dia
cerita lama
yang usang
dan terlupakan

aku duduk
di depannya
ku jabat tanganya

aku pergi meinggalkannya
selipkan pesan dihatinya

kamu

kamu
aku
dia
kita
bertiga
duduk
di pohon ini
pohon mati
yang mulai lapuk

seperti kita
bertiga
dia
aku
kamu
yang mulai rapuh
terpisah

oleh mata
telinga
oleh langkah

oleh kita
yang berbeda
makna
dalam kata

oleh kita
yang berbeda
dalam kata
yang bicara

oleh kita
yang berbeda
dalam pandang

kita
bertiga
aku
kamu
dia
di sini
duduk
di pohon mati
yang mulai lapuk...

malam

aku menatap langit
begitu hitam
pekat
terbawa arus malam
yang begitu sepi
sunyi
senyap
semua mati
terbius angin malam
yang dingin
mengilukan

aku menatap langit
begitu hitam
pekat
aku berharap
bintang bintang bermunculan
temani bulan yang sendiri
menyinari langit malam
hapuskan gelap yang begitu pekat
segelap hatiku
yang juga menanti hadirnya bintang
tak banyak
hanya satu yang kuharap
satu bintang
yang mungil
dan bersinar terang dalam ruang hatiku

Wednesday, 10 June 2009

kucing dan bebek

terik matahari membuatku bergegas
melangkah cepat lewati jaan pintas
bersama 'dia' aku pulang
menghantarkannya ke persinggahan
di teduhnya pepohonan aku tertatap sekor kucing
berekor panjang dan berbulu lebat
'sungguh lucu' pikirku dalam hati
kucing itu sendiri
menatap kosong aku dan 'dia' yang menghampirinya
ia berjalan ringan
menyusuri sebatang pohon mati
bersembunyi dibali rimbbunya rumpun bambu
ia menatapku
kosong
ia terpaku disana
hanya diam ketika aku ambil gambarnya
aku terlena olehnya
hingga 'dia' mengingatkanku untuk pulang
tapi kini 'dia' yang terlena
oleh pawai bebek yang melewatinya
'dia' duduk di antaranya
meminta aku memotretnya
"aku puas dengan semuanya
mari kita pulang sekarang!"
ucapku padanya
langkah kembali terayun
menuju rumah persinggahan...

Tuesday, 9 June 2009

cerita

seperti air di sungai
cerita cerita mengalir begitu saja
ikuti arus yang tercipta
sangat sederhana
penuh warna

gelap dan terang
timbulkan riak yang turut serta
tampakan relief temporer
selalu berubah ubah
ikuti makna arus
yang terus menjurus
pada muara besar
lautan,
tempat berkumpulnya berbagai cerita
membentuk sebuah media
yang turut melahirkan citra

citra dan pencitraan
yang terus lahir dari opini publik
terhadap cerita cerita yang telah ada

sambung menyambung
yang kemudian membuih
dan akhirnya hilang
seiring hilangnya buih buih di lautan
yang menjadi media berkumpulnya berbagai cerita

cerita lama berganti cerita baru

buih yang hilang akan terus terganti
selama air sungai masih mengalirkan cerita baru
bersama riaknya yang memberi warna
hingga bermuara di lautan media

buih yang hilang akan terus terganti
selama masih ada cerita yang bermuara
di lautan media

cerita cerita
ungkapkan semua rasa
yang terbawa bersama nafas adam dan hawa
memberikan makna yang sesungguhnya
terhadap hidup yang tercipta karena karunia Nya

biarkan cerita cerita
ungkapkan keluh kesahnya

tinggalkan pesan dan kesan
untuk masa depan
dan pergantian
masa ke masa

Musim politik

Musim politik
Tiang tiang terpancag
Disepanjang mata memandang
Mengapit jalan berbalut aspal
Bertabur warna warni bendera
Berkibar kibar tertiup hembusan angin
Geraknya seperti penari diatas pentas

Musim politik
Semuanya berkutik
Di lingkup dunia berbisik
Merayu dan memandu
Menggiring siapa yang berlalu
Memasuki musim baru

Musim politik
Membuatku bergidik
Menyaksikan kobaran diplomatik
Siapa yang menghardik
Siapa yang terhardik

Musim politik
Naluriku tertarik
Melirik
Menilik
Siapa yang berpolitik
Siapa yang terpolitik

Musim politik
Membuatku terjangkit
Virus publik
Yang gila berpolitik

tak berjudul

waktu di sudut telah bergulir
tunjukan angka 23:37
aku bingung
aku ragu
apa sebenarnya yang ingin aku tuju
mengunjungimu
lihat karyamu
begitu ambigu bagiku
buatku cemburu
pada apa yang memancingku
untuk menulis sesuatu
yang mungkin asing bagimu
aku masih menunggu
"dia" keluar dari otakku
kuhabiskan waktu
menulis sesuatu yang tak perlu
seperti adegan "roleplay" -entah benar atau salah-
aku tulis itu
dengan tanpa malu
aku berujar
"bagaimana kau bisa? bercinta dengan tinta sebagai senjata?"

biarkan aku berjalan

segersang gurun sahara
hatiku kering
mengharap embun malam membasahi

berikan sedikit kesejukan
biarkan dahaga ini sedikit terlegakan
olehnya

dia yang kuharap kedatangannya
berikan apa yang ku damba

teduhkan aku
dari keterikan ini

oh Tuhan
tuntunlah hambamu ini
menuju satu yang pasti
menemani
dan melengkapi
diriku yang pincang ini

berikanlah hambamu ini sebuah tongkat
yang sejatinya berkiblat
hingga aku mampu berjalan dengan semestinya
tanpa keraguan di dalamnya

Sunday, 7 June 2009

bisu

terdiam tanpa kata
hanya mata yang terpana
menatap indahnya dunia
yang semakin tua
semakin fana
aku tertipu parasnya
terperanjat dalam rayuannya..
ikuti jejak pendusta
berkelana
dalam cinta
yang membuta
ketika ia datang menghamipriku
menarik tanganku
hatiku membeku
kaku terpaku
pada tatapan mata biru
ia memanggilku
mengajakku
aku hanya membisu
bisu...

terhapuskan

terik matahari menghardikku
memancing emosiku....
hadirkan amarah yang tak teredam..
jantungku berdegub kencang
memompa darah hinga kejung syaraf otaku....
emosiku semakin menggila
mencari cara meledaknnya...
...huf...
dia diam
jantungku semakin berdetak...
berlari mengejar nafasku...
sesaat kemudian dia tersenyum....
hembuskan kesejukan
redamkan emosiku...
salju telah turun di gurun sahara.....
jantungku kembali berirama....
merdu....
mengiringi hariku..
raih bahagiaku..
bersama dia
berama semua yang ada
menemani hari ini hingga tertulis kisah ini....

Saturday, 6 June 2009

hidup itu indah

sebuah perjalanan akan terasa ringan jika kita membuatnya ringan...
hmmm it's my suggestion....eah semua berawal dari sebuah sugesti
yang akan berperan besar dalam perjalana kita selanjutnya..
kadang aku selalu beranggapan bahwa hidup itu sulit..
tapi ketika aku mencoba memahami kenapa sebenanya kehidupan sulit,,
aku mulai mencari apa sebenarnya kesulitan yang aku hadapi..
sungguh aneh bahkan aku tidak menemukan satupun hal yang sapatutnya membuat kehidupan itu menjadi sulit..
tapi kesulitan hanya sebuah beban kosong yang selalu terasa berat..
alasannya simple ...
kita menjadikannya berat karena pada dasarnya kita malas untuk mengangkat kesulitan yang sebenarnya kosong dan ringan itu..
aku berusaha bangun dari tidur lelap
lelap karena buaian kosong yang selalu membuatku terdiam terpaku membiru dalam ragu..
aku menyadarkan diri
membuka mata
membuka hati
dan mulai mengangkat kesulitan yang ringan itu dan membuangnya jauh jauh..
coba hadirkan kebahagiaan yang memang berbobig...dalam mengisi kehidupan ini..
bersama temandh..aku yakin bisa...
datanglah padaku temanku...

Aku percaya…..

Pada sebuah kehidupan
Yang terus bergerak maju
Meninggalkan maa lalu

Pada sebuah kehidupan
Yang takan pernah berhenti berjalan
Meski aku tetap diam

Pada sebuah kehidupan
Yang terus bergeser
Tunjukan setiap jengkal perubahan

Pada sebuah kehidupan
Yang terus bernafas
Hirup udara baru di pagi hari

Aku percaya
Pada sebuah kematian
Yang yang akan menghampiri

Aku percaya
Pada sebuah kematian
Yang beku dan dingin

Aku percaya
Pada sebuah kematian
Yang kan jadi jembatan

Aku percaya
Pada sebuah kehidupan
Yang baru
Yang hadir setelah kematian
Yang takan bertemu dengan kematian

Aku percaya…

Tuesday, 26 May 2009

Yang Lalu

Terus berada di belakangku
membayangi tiap langkahku
menjadi sesuatu yang ambigu

sesuatu yang lalu
melekat erat di memoriku
jadikanku selalu keliru
dengan hidup yang berakhir membiru

sebuah kisah yang terus berlalu
semakin jauh aku melangkah
semakin jauh dia dibelakangku
tapi takan pernah lepas dariku

agh..biarkan terus begitu
mungkin dia yang akan membantuku
atau bahkan menjebakku
untuk kembali padanya...

Dia

Dia ....
sepertinya telah mempunyai dunia baru
yang mungkin jauh lebih menyenangkan dari apa yang kami beri dan ciptakan untuknya
seringai senyuman merekah di bibirnya yang mungil
pertanda dia telah berbahagia

mungkinkan dia telah lupa
atas rasa sesal yang sempat menghampirinya
ketika ia telah merasa salah dalam memilih

mungkinkah angannya untuk kembali telah sirna
tertutup kabut dunianya

mungkinkah kini dia telah benar benar lupa
dengan kami
dengan aku
dengan dia yang lalu
dengan "dia" yang selalu ada diantara kami

akankah dia kembali
diantara kami
diantara dua dunia
yang jauh berbeda

who knows???

Tentang cinta

aku ingin bercerita
tentang cinta yang ada
diantara kita
aku, kau, dan dia
meletakan segalanya
di ruang tebuka
menggambarkan suka cita
tak tebatas
pada apa, siapa, mengapa, bagaimana, kapan, dan dimana
biarkan semuanya mengalir apa adanya
membentuk sebuah makna
yang tak tersirat dalam kamus duka
memberikan indahnya dunia
kepada kita yang menjalaninya
...

Friday, 22 May 2009

Aku bingung


Aku bingung
Bingung aku
Menatap tajam sebuah kata
KEHIDUPAN
KEMATIAN
Mengapa tuhan menghidupkan
Kemudian mematikan
Dan kemudian dihidupkan lagi
Mengapa ada begitu banyak kehidupan

Aku bingung
Untuk apa hidup kalau nanti bakal mati
Untuk apa mati kalau nanti bakan hidup

Aku bingung
Apa itu hidup
Apa itu mati

Aku bingung
Mengapa ada hidup
Mengapa ada mati

Aku bingung
Bingung aku
KEHIDUPAN-KEMATIAN-KEHIDUPAN
Tuhan menghidupkan-mematikan-menghidupkan

HIDUP-MATI-HIDUP
Tuhan menempatkan mati pada urutan kedua
Meletakan kematian antara dua kehidupan
Apakah mati adalah jembatan?
Jembatan antara dua kehidupan
Kehidupan yang berbeda
Berbeda ruang dan waktu
Aku bingung-bingung aku


Thursday, 21 May 2009

Angle

Angle

Mati….
M-A-T-I….
Ma-Ti…
Mat-I….
M-Ati….
Berkali kali aku memecah kata mati, membacanya dengan berbagai intonasi.
Mencari “angle” yang pas untuk mengenal kata mati.
Eits… tunggu dulu apa aku tadi mengatakan kata ‘mengenal’??
Mungkin iya….
Mengenal
M-E-N-G-E-N-A-L
Me-Nge-Nal
Menge-Nal
Meng-Enal
Kembali aku mencari angle yang pas untuk kata baru itu.
Sepertinya asing dan kurang pas dengan kata ‘MATI’
Mengenal mati
M-E-N-G-E-N-A-L M-A-T-I….
Me-Nge-Nal Ma-Ti…
Menge-Nal Mat-I….
Meng-Enal M-Ati….
Agh rasanya kurang pas.
Memangnya mati itu subjek?
Atau objek?
Mati itu bukan subjek!
Juga bukan Objek!
Apa aku salah?
Rasanya benar!
Benar-Salah
Salah-Benar…
Huff…lagi-lagi kata yang membuatku bingung datang….
Datang???atau muncul???
Angle??
Dari tadi aku selalu mencari angle, angle, dan angle…
Padahal aku bukan seorang fotografer yang ingin mencari objek jepretan…
Ahh….apa aku bodoh???
Tidak, aku pintar….
Pintar atau bodoh ya???
Bodoh atau pintar ya???
Kalau aku bodoh, tidak mungkin aku tahu kalau “angle” itu istilah dalam fotografi…
Bahkan aku bisa menjelaskannya secara rinci
“Angle adalah sudut pengambilan foto dalam dunia fotografi”
Tapi kalau aku pintar kenapa aku memasangkan angle pada sebuah kata? Yang aku juga tidak tahu apakah kata itu objek, atau sebatas susunan huruf yang menyimpan sebuah arti atau bahkan lebih dari sebuah????
Angle,….,
Aku mulai berpikir keras apa sebenarnya yang sedang mengaburkan sebuah makna, sebuah kata, sebuah ungkapan, sebuah cerita….dan sebuah sebuah lainnya yang sebenarnya lebih dari sebuah..
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
(maaf aku tidak sedang tidur loh…tapi aku sedang berfikir)
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
Hmmmmmm….
(masih berfikir ….)
Hmmmmmm….
(ini tidak sedang berpikir, tapi mau memulai sebuah cerita panjang yang mungkin akan membuat kamu bosan, atau malah sebaliknya?)




Mati….
M-A-T-I….
Ma-Ti…
Mat-I….
M-Ati….

Mengenal
M-E-N-G-E-N-A-L
Me-Nge-Nal
Menge-Nal
Meng-Enal

M-E-N-G-E-N-A-L M-A-T-I….
Me-Nge-Nal Ma-Ti…
Menge-Nal Mat-I….
Meng-Enal M-Ati….

Subjek atau objek
Benar atau salah
Pintar atau bodoh
Pas atau tidak pas
Iya atau tidak

Bla bla bla….
(maksudnya pasangan lawan kata yang lain….terlalu banyak pasangan lawan kata dan berbagai ejaan atau kata kata yang mempunyai arti atau mempunyai makna atau tidak memiliki keduanya atau memliki keduanya atau apapun itu yang berupa ungkapan berupa tulisan berupa ucapan yang sebenarnya juga berawal dari tulisan yang dilafalkan yang sudah diciptakan atau dibuat, yang aku sendiri juga tidak tahu siapa yang menciptakannya, yang membuatnya, yang melafalkannya terlebih dahulu)


Subjek atau objek
Benar atau salah
Pintar atau bodoh
Iya atau tidak
Pas atau tidak pas

Semua kembali pada sebuah titik dimana kita berdiri dan melihatnya.
Dimana titik itu tidak akan pernah sama dengan titik titik lain yang dimiliki oleh orang lain.
Yang ditempatai oleh orang lain.
Titik titik yang berupa segumpal.
Yang terhubung oleh jejaringan saraf dan terpusat pada sebuah sudut.
Kecil, halus namun diciptakan dengan begitu sempurna.
Begitu vital.
Begitu lunak tapi berkekuatan luar biasa.
Dengan titik yang berada dalam sebuah gumpalan itu manusia mampu merancang bom atom yang mampu meluluh lantahkan hirosima dan Nagasaki.
Dengan titik yang berada dalam sebuah gumpalan itu manusia mampu meluluh lantahkan hati lawan jenisnya.
Dengan titik yang berada dalam sebuah gumpalan itu manusia mampu meluluh lantahkan pendapat yang bertempur dengan ego masing masing.
Dan masih banyak lagi kehebatan titik itu.
Termasuk menentukan

Subjek atau objek
Benar atau salah
Pintar atau bodoh
Iya atau tidak
Pas atau tidak pas

Sebuah titik.
Titik sudut.
Sudut pandang.
Yang tercipta dari pencitraan pikiran manusia yang mampu menyusun atau bahkan menghancurkan semuanya.
Seperti jawaban untuk pertnyaan ini.
“Apakah menurut kamu mengkonsumsi opium itu boleh atau tidak boleh, haram atau halal?”

Kalau kamu bilang ‘boleh’ dengan alasan dengan ijin dokter, dengan resep dokter, untuk membantu terapi penyembuhan orang orang stress yang susah tidur, sebgai obat penenang.
Maka Aku bilang ‘tidak boleh’ karena mengkonsumsi opium dalam bentuk apapun dan dalam jumlah apapun dan dengan syarat apapun tetap saja akan merusak tubuh membuat ketergantungan dan blab la bla(pokoknya tidak boleh’)

Kalau kamu bilang ‘tidak boleh’ karena mengkonsumsi opium dalam bentuk apapun dan dalam jumlah apapun dan dengan syarat apapun tetap saja akan merusak tubuh membuat ketergantungan dan blab la bla(pokoknya tidak boleh’)
Maka aku bilang ‘boleh’ dengan alasan dengan ijin dokter, dengan resep dokter, untuk membantu terapi penyembuhan orang orang stress yang susah tidur, sebgai obat penenang.

Kalau kamu bilang ‘halal’, karena opium membawa manfaat bagi penyembuhan, dan segala sesuatu yang membawa ‘faedah’ itu diperbolehkan dalam agama.
Maka aku bilang ‘haram’ karena dalam ajaran agama segala hal yang haram tidak akan bisa membawa kesembuhan.

Kalau kamu bilang ‘haram’ karena dalam ajaran agama segala hal yang haram tidak akan bisa membawa kesembuhan.
Maka aku bilang ‘halal’, karena opium membawa manfaat bagi penyembuhan, dan segala sesuatu yang membawa ‘faedah’ itu diperbolehkan dalam agama.

Kok bisa ya?
Pertanyaan bagus (menurut “akau,” aku atau kau)
Semuanya tergantung kepada titik terhebat itu
Sebuah titik.
Titik sudut.
Sudut pandang.
Yang mengimplementasikan segala sesuatu pertanyaan, dan jawaban serta akna makna yang ada.
Tergantung pada kita yang memiliki titik itu.
Sebuah titik.
Titik sudut.
Sudut pandang.
Apakah kita akan berdiri sebagai oportunis yang selalu melangkah kepada apa yang kita anggap menguntungkan.
Sebagai seorang realistis, yang melangkah dengan berbagai keyakinan terhadap fakta fakta yang sebenarnya kita tidak tahu apakah itu layak disebut sebagai fakta yang kuat untuk dijadikan alasan kebenaran.
Atau religius yang berpihak pada penerangan Tuhan.
Hanya kita secara individual yang mampu mejawabnya…..