Saturday, 18 July 2009

wanita



gambar: http://melicha.blog.friendster.com/2008/11/model-jilbab-orang-yahudi/


wanita
saya melihat seorang wanita
tua
nan jelita
berleha leha di hadapan saya
semakin tua parasnya semakin jelita

dia terbuai dandanan yang mempesona
tapi itu bukan salahnya
merias wajah dengan eloknya

hanya saja perias yang semena mena
berkarya tanpa rasa
diatas wajah si wanita
tua
dan semakin tua
dia memang jelita
namun dia sungguh merana
dan tersiksa
dia semakin fana
dengan rias karya
yang membabi buta

dia wanita
tua yang merana
dan menderita
karena ulah rias seniman muda
yang tak paham karya
sungguh kasihan dia
wanita tua
yang semakin terpuruk tubuhnya

seniman muda semakin menggila
berkarya tanpa rasa
di wajah wanita tua

dia hanya bisa berdoa
kepada yang kuasa
ata selamat sejahtera
sembari menanti ajal yang akan datang menjemputnya
wanita tua
yang semakin renta

5 comments:

ferdivolutions said...

keren sob......
mantap...

eh ya..
blog km dpt award dr aku tuh...
liat di blog aku ya...
silahkan diambil...


makasih...

sastra radio said...

puisi manis, sketsa yg satire namun tepat. I like your post.

Zippy said...

Uh, mantap bro...
Menyentuh banget kata2'x...
Bukuin aja :D

sam said...

kalau wanita tua renta di 'mekap' lagi jadi kecentilan...he he he

mantaff

Angga Prawadika said...

Biar tua namun tetap menggoda, hehehe ... ^^