Saturday, 4 July 2009

maaf

Maaf

Maaf
Berlari lari dalam naluri
Yang tak pasti
Mencari sebuah arti
Yang sejati
Temui isi hati
Yang murni
Dengan ketulusan suci

Maaf
Biarkan aku
menghantarkanmu
pada pilihan dalam hidupmu
Yang kau perlu
Bukan kau tahu
Atau
kau mau

Maaf
maafkan aku
yang selalu memburu
dirimu
Dengan makna makan ambigu
dalam hidupmu
yang penuh liku

Maaf
Maafkan aku
yang sok tahu
Tentang hal baru
dalam hidupmu
Meskipun aku
tak disampingmu

Maaf
maafkan aku
yang selalu memaksamu
untuk disampingku
selalu

Maaf
maafkan aku
yang selalu
mengusikmu
Yang selalu sibuk engan dunia barumu

Maaf
maafkan aku
yang selalu
menyakitimu dengan kata kata ku
yang dalam
Dalam
Di sudut pikiranmu yang terdalam

Maaf
maafkan aku

biarkan maaf ini
menemani hari
dalam perjalanan pangjang ini
kini
atau nanti
hingga aku mati



*maaf
Sebuah kata yang menyimpan begitu banyak rasa
Senang, sedih, kecewa, dan bangga…
Senang ketika maaf terlontar dari mereka yang merasa tersakiti oleh kita
Sedih ketika maaf tak bisa keluar dari mereka yang berbuat salah
Kecewa ketika maaf terbelenggu oleh dendam dalam hatinya yang tersakiti
Bangga ketika maaf menjadi sebuah bentuk penyesalan dan pengakuan bersalah

Maaf
Bisa berubah menjadi sebuah kata yang hina ketika maaf terlontar berkali kali untuk sebuah kesalahan yang sama
Maaf kata yang kadang sulit melongok keluar ketika kita berada diambang kebingungan atas benar atau salah

Maaf
Memafkan
Timbal balik yang sepadan
Namun sulit di padukan

Maaf
Biarkan aku meminta maaf kepadamu yang tersakiti
Oleh laku,lisan, dan tulisanku…
Maaf
Maafkan aku….

1 comment:

eka wijayanti said...

Satu lagi yang keren...