Sunday, 20 April 2014

Kembali Soal Hujan

Hujan
Mengingatkan kita pada kisah yang panjang
Memutar kembali potret yang terpajang

Hujan
Jadi cerita sang pejuang
Berjibaku pada hunusan pedang

Kembali Soal Hujan
Membasahi kaki telanjang
Berlari mengejar mimpi yang terang

Kembali Soal Hujan
Mendikte kata yang masih terngiang
Antara aku, kau, dia, kita yang masih berjuang

Palembang, 20 April 2014
#dedicated for my best fren 12






Tuesday, 15 April 2014

Aku Cemburu

Aku cemburu
Saat kamu tak lagi tahu
Tentang aku
Yang tak bisa berlalu

Aku cemburu
Pada rambu yang tak tentu
Sungguh cepat berlalu
Hingga aku tak mampu memburu
Antara merah dan hijau

Aku cemburu
Padahal aku tak meragu
Tapi kamu selalu ambigu
Aku tak ingin kamu melaju
Jauh dari pandanganku

Aku cemburu
Seolah menjadi belenggu
Antara Aku dan Kamu

Palembang, 15 April 2014




Monday, 14 April 2014

Mata Rantai



Seperti mata rantai yang bersilang
Saling mengikat satu sama lain

Seperti telapak tangan yang bersisi
Gelap dan terang

Seperti mata yang sejalan
Ketika memandang

Seperti kembang dan kumbang
Yang saling membutuhkan

Seperti garam dalam lautan yang tercapur
Tak terpisah kan

Seperti itulah persahabatan

Saling mengikat, selalu memiliki dua sisi kepribadian, selalu sejalan, dan tak terpisahkan