Tuesday, 30 June 2009

untuk sahabat

hidup

seperti permainan
hidup ini penuh kejutan
dan harapan harapan
akan keberuntungan yang diharapkan datang
menghampiri
dan memberikan kesenangan
seperti perjudian
hidup ini penuh taruhan
nyawa dan harta
kesempatan dan kesempitan
seberti berbelanja
hidup ini penuh pengorbanan dan pilihan
kalah menang
untung rugi
sial mujur
fenomena biasa dalam permainan ini
permainan hidup

salam
hangat
-joni-

toilet

tieletku malang
aku senang
berlama lama berdendang
dalam toilet yang selalu tenang
ingatkanku pada inspirasai yang datang
melenggang
dengan aman dan tenang
hampiriku untuk di centang

toilet
oh tilet
biarkan aku mendendang
hilangkan stres yang menghadang

berbagi bukan hanya dengan harta....
tpi berbagai dengan harta tampaknya jauh ebih diharapkan (hhehhehhe)
padahal motivasi bagi mereka yang lemah bisa membangun untuk menjadi kuat sehingga bisa memenuhi kewajiban atas dirinya sendiri dan yang menjadi tanggung jawabnya....
karena sebenarnya meeka yang kurang mampu (dalam hal harta, dan kemampan bersaing lainnya) sebenarnya mempunyai potensi, - saya yakin setiap manusia dilahirkan dengan bakat, dan potensi serta peluang dan rejekinya masing maing- hanya saja mereka kurang percaya diri sehingga sulit menemukan potensi dan peluang2 yang sudah diberikan-
"kalau rejeki tidak akan kemana"
rejeki sma dengan jodoh
kalaupun itu memang diberikan oleh Allah untuk kita tentunya harus dengan usaha untuk mendapatkannya..
sama halnya ketika kita melihat uang dijalan...
tidak mungkian uang itu akan masuk sendiri ke kantong kita jika tidak kita ambil...
satu hal lagi
"takkan lari gunung dikejar"

bodoh sekali orang yang mengejar gunung....
gunung jika diibaratkan rejeki..memang tidak lari kalu dikejar
tapi tiak mungkin gunung itu berjalan menghapiri kita
kalau bukan kita yang mendekati dan kemudian mendakinya hingga kepuncak....

(sepertinya saya "sok" bijak hari ini...hhe hhe hhe harap maklum, hari ini Allah memberikan saya kesadarn, yang mungkin tidak saya dapatkan besok... selagi ada kesadaran..saya mencoba berbcara baik hhe hhe hhe siapa tahu besok saya kembali khilaf....)

_itu pendapat saya, boleh kan?_
salam hangat
-joni-

1. politikselalu asik
untuk dibidik
apalagi di musim yang panik
semua terperdaya politik
semakin cerdik
atau licik
pintar menghardik
di dalam bilik
yang mencekik
para rakyat cilik
semakin menjerit
karena sakit
hati dan fisik
bingung mau berkutik
yang ada hanya sembelit
melihat politik
yang selalu berkelit


salam kenal dan hangat
ndoro kakung
-joni-

?

Seperti mata rantai yang bersilang
Saling mengikat satu sama lain

Seperti telapak tangan yang bersisi
Gelap dan terang

Seperti mata yang sejalan
Ketika memandang

Seperti kembang dan kumbang
Yang saling membutuhkan

Seperti garam dalam lautan yang tercapur
Tak terpisah kan

Seperti itulah persahabatan
Saling mengikat,selalu memiliki dua sisi kepribadian, selalu sejalan, dan tak terpisahkan….

puisi

biarkan puisi
bernyanyi
ungkapkan isi hati
yang selalu berlari
dari arti yang menanti

puisi
biarkan puisi bernyanyi
ramaikan hati
yang sepi

karena puisi
selalu bernyanyi
hapus semua sunyi
kejar hati yang berlari
ungkapkan arti yang sejati

saam knal dan hangat
-joni-

siapa?
siapa aku?
yang lebih dulu
melihat kamu
hadir di hadapanku
siapa?
siapa kamu?
yang berani mendahuluiku
tinggalkanku
dan hinakanku
tak pantas kau begitu
sepertinya kau lupa siapa dirimu
yang awam terhadap diriku
patutnya kau belajar dulu
mengenalku
dan pelajariku
agar kau tak begitu
terhadapku
dan kaumku
maukah kau mengalamai itu?
nasib sama sepertiku
di generasi setelah mu
jika tidak, kau harus pandai menjamu
para terdahulumu

aku tau
ini memang jamanmu
tapi perlu kau tau
siapa pendiri jamanmu
agar kau tahu bertingkah laku
wahai penghuni baru


dengan hati ya?
dengan atau dari hati?
di mana
dan dari mana bisa dimulai?
memberikan suguhan
jamuan
hidangan
atau apalah namanya
aku bingung
bahkan aku lebih bingung lagi
dengan apa sebenarnya
yang membuat aku bingung
tulis
menulis
baca
membaca
atau
baca
membaca
tulis
menulis
bisa menulis karena membaca?
atau bisa membaca karena menulis?
ada apa dengan hati?
begitu kuatkah "dia"hingga semua yang dimulai darinya
menjadi begitu bermakna
apa yang ad di dalamnya?
hanya satu yang ku baca"ikhlas"mungkinkah itu yang mendasari hati
sehingga ia menjadikan indah semuanya?


insomnia?
tidak kahdia hiasi malam kita
yang hampa
tanpa cerita
ketika mata tak berdaya
mentup sadar yang telah merana

insomnia
hadika cerita cerita
ketika kita terjaga
dalam malam yang tak lagi hampa

karena insomnia
biarkan kita memulai cerita
dimalam yang tak lagi hampa

karena insomnia
biarkan kita lihat dunia
malam yang menjaga

kita
dalam rahsia rahasia
maka
biarkan insomnia

memberika kita jeda
pada malam malam yang pernah ada

untuk tahu sebuah rahasia
yang tersimpan di malam yang hampa
hingga kita mulai membaca
cerita certia
rahasia
dalam malam yang hampa
dan kini tak lagi hampa
karena insomnia

salam hangat
-joni-insomnia?
tidakkah dia hiasi malam kita
yang hampa
tanpa cerita
ketika mata tak berdaya
menutup sadar yang telah merana

insomnia
hadirkan cerita cerita
ketika kita terjaga
dalam malam yang tak lagi hampa

karena insomnia
biarkan kita memulai cerita
dimalam yang tak lagi hampa

karena insomnia
biarkan kita lihat dunia
malam yang menjaga

kita
dalam rahsia rahasia
maka
biarkan insomnia

memberika kita jeda
pada malam malam yang pernah ada

untuk tahu sebuah rahasia
yang tersimpan di malam yang hampa
hingga kita mulai membaca
cerita certia
rahasia
dalam malam yang hampa
dan kini tak lagi hampa
karena insomnia

salam hangat
-joni-


waktu terus berputar
diantara kita
berempat
kamu
aku
dan dua cangkir kopi hangat
yang menjadi saksi bisu kediaman kita
berhembus angin rindu yang berselimut dendam
menanti waktu yang terus bejalan
tunjukan kita jalan sederhana


cerita?
cerita apa
yang kau ungkap
dalam karya
yang begitu menggoda
mata
untuk membaca
aku hanya bisa mencoba
menerka
apa itu disember
tapi aku hanya bisa
bertanya
tanpa asa yang tersisa

pada kisah pilu yang melanda
seorang pujangga
cinta
yang hanya bisa merana
dalam tangis yang membahana
coba rangkai suasana
kembali semula
karna tangi telah membawa
duka dan lara
yang melanda
seorang pujangga
cinta

dialong

puisi berdialog
dialog dialog
yang saling mengolok

buat orang melongok
dengan bualan yang sok

biarkan ia terus berbelok
dari makna yang tergolok
semakin begok
karena cerita sronok

dialog
puisi berdialog

salam hangat
-joni-
boleh tak sambung kang?


bulan merayu
khairan yang teralu malu
mengaku
ingin bercumbu

bulan merayu
khairan yang sok lugu
memaknai ambigu
ritual bercumbu

khairan tak lagi ragu
ketika bulan mulai mencumbu
khairan turut meenunggu
bulan selesai mencumbu

biarkan bulan senang dulu
dengan ritual mencumbu
mudahkan khairan rangkai puisi terdahulu
perihal ritual bercumbu

salam knal danhangat
-joni-

marah

dia
marah
padaku yang salah

dia
marah
sungguh
marah

dia
marah
entah
apa yang salah

aku hanya singgah
dan sedikit meramah

dengan cara yang diarah
kan olehnya yang marah

marah
dia marah

yah...
maafkan aku yang salah
telah berani singgah
dan terlanjur membuatmu marah

Musi

Musi
Terus menari
Sepanjang hari
Selama air terus terisi
Menyemangati
Semua hati
Di sepanjang tepi
Musi
Yang berjuang menggapai mimpi

Musi
Terus berjanji
Kepada hati
Yang menanti
Berikan arti
Bagi yang mengerti

Apa itu musi
Yang setia memberi
Pada hati yang juga berarti

Saturday, 27 June 2009

pagi

pagi datang
menjelang
singkirkan malam yang tenang

pagi datang
dengan gelombang
baru yang berdendang
senang

pagi datang
hilang
semua jalang
yang menghadang
tadi malam yang malang

pagi datang
biarkan cerita datang
di hari benderang

* entah apa yang disembunyikan sang malam, saya benar benar tudak tahu....
tapi saya yakin TUHAN menciptakan malam untuk merahasiakan dan menjaga sesuatu.... yang tak mungkin terlihat ketika matahari menjayakan diri....
malam.....mengapa semua begitu indah ketika malam tiba.....(mungkin itu hanya dalam pikiran saya)
tapi setiap kali saya memandang sesuatu dimalam hari jauh lebih indah ketika terpapar sinar mentari...sesuatu yang jelek akan terlihat indah pada malam hari...
yang kemudian menimbulkan kakaguman tersendiri terhadap aturanNya....yang begitu aneh namun begitu mengagumkan....

sahabat

kata yang terlalu indah
untuk dia yang tak indah
aku tak tahu apa itu
sahabat
hanya sebuah kata yang diagung agungkan
dia
menulis
sahabat
hmm
lucu
bagiku
yang selalu keliru
dengan semua yang mengharu bairu

kembali dia menulis
sahabat
sepertinya dia begitu cinta
sahabat
agh biarkan dia mencinta
mungkin dia lebih tahu
apa itu sahabat




*saya benar benar bingung dengan kata yang satu ini....
seperti cinta yang begitu luas maknanya
sahabat....sulit diidentifikasi
apa itu sahabat
mungkin banyak yang menganggap sahabat itu adalah sesuatu atau seseorang yang selalu pengertian dekat baik dan semua nya yang berdampak positif (terutama bagi kita)
tapi pernahkah sahabat mengecewakan????
dan kemudian engkau tinggalkan???
ketika sahabat telah berubah menjadi sebuah penghianatan semua yang indah hilang begitu saja...apakah ini masih bisa disebut sahabat?????atau persahabatan????

sedikit curhat, menurut saya sahabat itu sesuatu yang membingungkan tapi begitu menyenagkan untuk dirasakan...
sahabat atau persahabatan itu
seperti intan yang disematkan pada sepotong emas yang memjelma menjadi sebuah perhiasan...kuat juga indah dan mahal harganya dan terdiri dari dua elemen yang saling melengkapi (bukan membutuhkan) sehingga tercipta keserasian ketika dipadukan dengan pas tapi tetap menjadi diri sendiri (meskipun terdiri dr 2 elemen namun tidak akan melebur menjadi satu).
juga seperti : (saya tidak tahu perumpamaan yang pas untuk ini)
yang tidak hancur ketika dipanaskan didinginkan dipukul dan tidak akan rusak meski dicampur dengan zat apapun.
yah apapun pandangan orang
yang pasti persahabatan atau ahabat yang sejati tidak akan pernah berubah sampai kapan pun....
meski dicampuri atau di berikan kondisi seperti apapun juga....

(ummm satu hal lagi sahabat itu adalah dia yang membawa kebaikan baik di duni dan akhirat)

(untukmu yang selalu menulis sahabat...dan kamu yang menjadikanku sebagai sahabat *R*)

Tuesday, 23 June 2009

buntu

pikirku terbuntu
oleh mu
yang membayangiku
di setiap helai syarafku

ada apa ini??
kenapa harus begini...??
buntuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu...nah maafkelah blog ku sayang...untuk hari ini aku tak dapat membagi kaya bersama kamu.....
otak ku buntu karena aku bertemu
dengan dia yang begitu

begitu...
begitu....
hanyutkanku...kemudian memukulku dan hempaskanku....oh TUHAN bantu hambamu ini keluar dari beenggu yang membuatku semakin dungu....

Monday, 22 June 2009

lost

i'm alone
tonight

no one else
beside me

i'm jealous with moon
in the night sky

many stars beside it
that can be its friends

and share about light
in this night

have long time
i just watching their happiness

till i fell sleepy
and
now
i'm lost in a dream

a nice dream

i hope it'll be true
in my real life


(begh kepedean bener pa kagak tuh inggris, tlong kasih tau y plens klo salah hehehe)

Sunday, 21 June 2009

aku

aku
terkurung
dalam sepi
yang selalu menepi
pada hatiku
yang semakin sunyi

aku
terpaku
pada hati
yang telah mati
pergi
dengan semua cerita yang basi

aku
aku
aku...
tak pernah tahu
apa arti sejati

dia

Dia
Tersenyum
Menatap dunia
Yang begitu fana
Siratkan duka
Yang tak berdaya

Di sini
Dia
Sendiri
Masih tersenyum
Manis
Meski merana
Karena cinta
Yang tak kunjung tiba

Lihatlah dia
Tetap berdoa
Kepada-Nya
Yang mencipta dunia
Dengan berbagai cerita

Kini aku
Menatapnya
Berikan ia senyuman
Temaninya
Menanti cinta
Yang didamba

Ku portet dia
Dengan sebuah kamera
Yang kupunya
Abadikan senyumnya
Yang begitu indah
Dalam penantiannya
Yang begitu setia

Monday, 15 June 2009

Ambigu

dia menatapku
dari kejauhan
kemudian dia
menghampiriku
menyapaku
ceritakan kisah yang lalu
aku hanyut dalam kisah lucu
antara dia dan aku
dia begitu seru
ungkapkan kisah masa lalu
bangkitkan kebersamaan yang dulu
sempat berlalu
oleh waktu
dan jarak yang membelenggu
dia sunggu lugu
terhadap dunia yang mulai biru
dengan kisah kisah yang memburu
anak anak masa lalu
sungguh aku keliru
dengan makna yang selalu ambigu
oh Tuhan tuntunlah aku
dalam damai bersama Mu
juga dia yang selalu memuja Mu
malam yang menyelimutiku
dalam rahasia rahasia agung Mu
biarkan aku
temukan sejatiku
bersamanya yang selalu menemaniku
dalam kisah seru
dan lucu
di masa lalu
yang selalu ku rindu

Menanti Hujan

Menanti Hujan

Langit terlihat mendung
Tunjukan air yang tak terbendung

Aku mulai berlindung
Dari air yang akan turun

Di bawah tudung
Yang cukup untuk berlindung

Aku menatap mendung
Yang siap bergulung

Turunkan air yang tak terbendung

Hatiku mulai bingung
Kenapa hujan tak kunjung turun

Terasa anging mulai bingung
Bertiup kearah gunung

Mendung mulai melambung
Bergerak menuju gunung

Mengikuti angin yang bingung
Buatku bertambah bingung

Menanti hujan yang tak kunjung turun

Sunday, 14 June 2009

mati

mati
dia mati
tubuhnya
kaku di dalam peti
mati
dia mati
matanya terpejam
tubuhnya dibalut kafan
wajahnya pucat
dingin

mati
mati
benar benar mati

tikus

hari ini aku melihat tikus
tiga ekor tikus
bersarang dirumahku
membuat aku risih
dan rusuh
dengan tiga ekor tikus
yang bau
dan merusak
uhh
aku kesal
dengan tiga ekor tikus
hari ini kuputuskan
perang
dengan tikus
tiga ekor tikus
hasratku terpenuhi
ketika aku sedang menyapu
aku langsung beraksi
dengan sapu
aku sodok
rumah tikus
dengan sekop
ayahku memukul tikus
yang lari karena sapu
"buuk!"
satu ekor tikus mati
"buuk!"
satu lagi
"buuk!"
satu lagi
puaslah aku hari ini
semakin puas
ketika ayahku menyuruhku membuang plastik
yang berisi tikus mati
upps...
itu bukan salah satu dari tiga ekor tikus barusan
tapi tikus yang terjebak dalam plastik
tikus
tikus
tikus
aku benci tikus

Friday, 12 June 2009

hidup

bernafas
hirup udara
kota

penuh dengan dilema
asap kota
yang kian merajalela

bau dimana mana
semakin sesak saja
udara kota

bagaimana
dengan hidup kita
yang terus merana

karena mereka
yang mendesak kita
dengan berbagai problema

hidup
yang tak berdaya

oleh mereka
yang disana

bertahta
dengan agungnya

yang bemain tipu daya
dengan berbagai alasanya
yang semakin menggila

aku benar benar tidak suka
dengan suasananya

hidup
yang terperdaya
oleh makna
yang tak berharga

dan semakin tak berharga
ketika mereka berkuasa

hidup
inginkan aku berpindah
ke luar daerah
yang tak pernah berdarah

hidup
biarkan mereka
terus bertahta
hingga tidak ada kata
yang bisa
dipakai untuk memperdaya
...

Thursday, 11 June 2009

pergi

pergi


jauh
dari hati dan pandaganku

dari hati dan pandanganmu

dia

pergi

tinggalkan aku

dan kamu
di sini
hanya kita
tanpa dia

dia
pergi
lupakan aku
dan kamu
lupakan kita
berdua

dia
pergi
mejauh
dari dunia kita
berdua

dia
telah memilih
jalannya
yang baru
jauh
dari kita
berdua

biarkan
dia
bahagia
bersama dunianya
yang baru

biarkan
dia
bahagia
bersama temannya
yang baru

tetaplah kita
berdua
disini
menantinya
kembali
seperti dulu
kita
bertiga
bersama
di sini
tempat kita
berjumpa

pesan

aku duduk
di depannya
menatapnya
tajam

aku duduk
di depannya
membuka cerita
antara aku dan dia
cerita lama
yang usang
dan terlupakan

aku duduk
di depannya
ku jabat tanganya

aku pergi meinggalkannya
selipkan pesan dihatinya

kamu

kamu
aku
dia
kita
bertiga
duduk
di pohon ini
pohon mati
yang mulai lapuk

seperti kita
bertiga
dia
aku
kamu
yang mulai rapuh
terpisah

oleh mata
telinga
oleh langkah

oleh kita
yang berbeda
makna
dalam kata

oleh kita
yang berbeda
dalam kata
yang bicara

oleh kita
yang berbeda
dalam pandang

kita
bertiga
aku
kamu
dia
di sini
duduk
di pohon mati
yang mulai lapuk...

malam

aku menatap langit
begitu hitam
pekat
terbawa arus malam
yang begitu sepi
sunyi
senyap
semua mati
terbius angin malam
yang dingin
mengilukan

aku menatap langit
begitu hitam
pekat
aku berharap
bintang bintang bermunculan
temani bulan yang sendiri
menyinari langit malam
hapuskan gelap yang begitu pekat
segelap hatiku
yang juga menanti hadirnya bintang
tak banyak
hanya satu yang kuharap
satu bintang
yang mungil
dan bersinar terang dalam ruang hatiku

Wednesday, 10 June 2009

kucing dan bebek

terik matahari membuatku bergegas
melangkah cepat lewati jaan pintas
bersama 'dia' aku pulang
menghantarkannya ke persinggahan
di teduhnya pepohonan aku tertatap sekor kucing
berekor panjang dan berbulu lebat
'sungguh lucu' pikirku dalam hati
kucing itu sendiri
menatap kosong aku dan 'dia' yang menghampirinya
ia berjalan ringan
menyusuri sebatang pohon mati
bersembunyi dibali rimbbunya rumpun bambu
ia menatapku
kosong
ia terpaku disana
hanya diam ketika aku ambil gambarnya
aku terlena olehnya
hingga 'dia' mengingatkanku untuk pulang
tapi kini 'dia' yang terlena
oleh pawai bebek yang melewatinya
'dia' duduk di antaranya
meminta aku memotretnya
"aku puas dengan semuanya
mari kita pulang sekarang!"
ucapku padanya
langkah kembali terayun
menuju rumah persinggahan...

Tuesday, 9 June 2009

cerita

seperti air di sungai
cerita cerita mengalir begitu saja
ikuti arus yang tercipta
sangat sederhana
penuh warna

gelap dan terang
timbulkan riak yang turut serta
tampakan relief temporer
selalu berubah ubah
ikuti makna arus
yang terus menjurus
pada muara besar
lautan,
tempat berkumpulnya berbagai cerita
membentuk sebuah media
yang turut melahirkan citra

citra dan pencitraan
yang terus lahir dari opini publik
terhadap cerita cerita yang telah ada

sambung menyambung
yang kemudian membuih
dan akhirnya hilang
seiring hilangnya buih buih di lautan
yang menjadi media berkumpulnya berbagai cerita

cerita lama berganti cerita baru

buih yang hilang akan terus terganti
selama air sungai masih mengalirkan cerita baru
bersama riaknya yang memberi warna
hingga bermuara di lautan media

buih yang hilang akan terus terganti
selama masih ada cerita yang bermuara
di lautan media

cerita cerita
ungkapkan semua rasa
yang terbawa bersama nafas adam dan hawa
memberikan makna yang sesungguhnya
terhadap hidup yang tercipta karena karunia Nya

biarkan cerita cerita
ungkapkan keluh kesahnya

tinggalkan pesan dan kesan
untuk masa depan
dan pergantian
masa ke masa

Musim politik

Musim politik
Tiang tiang terpancag
Disepanjang mata memandang
Mengapit jalan berbalut aspal
Bertabur warna warni bendera
Berkibar kibar tertiup hembusan angin
Geraknya seperti penari diatas pentas

Musim politik
Semuanya berkutik
Di lingkup dunia berbisik
Merayu dan memandu
Menggiring siapa yang berlalu
Memasuki musim baru

Musim politik
Membuatku bergidik
Menyaksikan kobaran diplomatik
Siapa yang menghardik
Siapa yang terhardik

Musim politik
Naluriku tertarik
Melirik
Menilik
Siapa yang berpolitik
Siapa yang terpolitik

Musim politik
Membuatku terjangkit
Virus publik
Yang gila berpolitik

tak berjudul

waktu di sudut telah bergulir
tunjukan angka 23:37
aku bingung
aku ragu
apa sebenarnya yang ingin aku tuju
mengunjungimu
lihat karyamu
begitu ambigu bagiku
buatku cemburu
pada apa yang memancingku
untuk menulis sesuatu
yang mungkin asing bagimu
aku masih menunggu
"dia" keluar dari otakku
kuhabiskan waktu
menulis sesuatu yang tak perlu
seperti adegan "roleplay" -entah benar atau salah-
aku tulis itu
dengan tanpa malu
aku berujar
"bagaimana kau bisa? bercinta dengan tinta sebagai senjata?"

biarkan aku berjalan

segersang gurun sahara
hatiku kering
mengharap embun malam membasahi

berikan sedikit kesejukan
biarkan dahaga ini sedikit terlegakan
olehnya

dia yang kuharap kedatangannya
berikan apa yang ku damba

teduhkan aku
dari keterikan ini

oh Tuhan
tuntunlah hambamu ini
menuju satu yang pasti
menemani
dan melengkapi
diriku yang pincang ini

berikanlah hambamu ini sebuah tongkat
yang sejatinya berkiblat
hingga aku mampu berjalan dengan semestinya
tanpa keraguan di dalamnya

Sunday, 7 June 2009

bisu

terdiam tanpa kata
hanya mata yang terpana
menatap indahnya dunia
yang semakin tua
semakin fana
aku tertipu parasnya
terperanjat dalam rayuannya..
ikuti jejak pendusta
berkelana
dalam cinta
yang membuta
ketika ia datang menghamipriku
menarik tanganku
hatiku membeku
kaku terpaku
pada tatapan mata biru
ia memanggilku
mengajakku
aku hanya membisu
bisu...

terhapuskan

terik matahari menghardikku
memancing emosiku....
hadirkan amarah yang tak teredam..
jantungku berdegub kencang
memompa darah hinga kejung syaraf otaku....
emosiku semakin menggila
mencari cara meledaknnya...
...huf...
dia diam
jantungku semakin berdetak...
berlari mengejar nafasku...
sesaat kemudian dia tersenyum....
hembuskan kesejukan
redamkan emosiku...
salju telah turun di gurun sahara.....
jantungku kembali berirama....
merdu....
mengiringi hariku..
raih bahagiaku..
bersama dia
berama semua yang ada
menemani hari ini hingga tertulis kisah ini....

Saturday, 6 June 2009

hidup itu indah

sebuah perjalanan akan terasa ringan jika kita membuatnya ringan...
hmmm it's my suggestion....eah semua berawal dari sebuah sugesti
yang akan berperan besar dalam perjalana kita selanjutnya..
kadang aku selalu beranggapan bahwa hidup itu sulit..
tapi ketika aku mencoba memahami kenapa sebenanya kehidupan sulit,,
aku mulai mencari apa sebenarnya kesulitan yang aku hadapi..
sungguh aneh bahkan aku tidak menemukan satupun hal yang sapatutnya membuat kehidupan itu menjadi sulit..
tapi kesulitan hanya sebuah beban kosong yang selalu terasa berat..
alasannya simple ...
kita menjadikannya berat karena pada dasarnya kita malas untuk mengangkat kesulitan yang sebenarnya kosong dan ringan itu..
aku berusaha bangun dari tidur lelap
lelap karena buaian kosong yang selalu membuatku terdiam terpaku membiru dalam ragu..
aku menyadarkan diri
membuka mata
membuka hati
dan mulai mengangkat kesulitan yang ringan itu dan membuangnya jauh jauh..
coba hadirkan kebahagiaan yang memang berbobig...dalam mengisi kehidupan ini..
bersama temandh..aku yakin bisa...
datanglah padaku temanku...

Aku percaya…..

Pada sebuah kehidupan
Yang terus bergerak maju
Meninggalkan maa lalu

Pada sebuah kehidupan
Yang takan pernah berhenti berjalan
Meski aku tetap diam

Pada sebuah kehidupan
Yang terus bergeser
Tunjukan setiap jengkal perubahan

Pada sebuah kehidupan
Yang terus bernafas
Hirup udara baru di pagi hari

Aku percaya
Pada sebuah kematian
Yang yang akan menghampiri

Aku percaya
Pada sebuah kematian
Yang beku dan dingin

Aku percaya
Pada sebuah kematian
Yang kan jadi jembatan

Aku percaya
Pada sebuah kehidupan
Yang baru
Yang hadir setelah kematian
Yang takan bertemu dengan kematian

Aku percaya…