Tuesday, 9 June 2009

cerita

seperti air di sungai
cerita cerita mengalir begitu saja
ikuti arus yang tercipta
sangat sederhana
penuh warna

gelap dan terang
timbulkan riak yang turut serta
tampakan relief temporer
selalu berubah ubah
ikuti makna arus
yang terus menjurus
pada muara besar
lautan,
tempat berkumpulnya berbagai cerita
membentuk sebuah media
yang turut melahirkan citra

citra dan pencitraan
yang terus lahir dari opini publik
terhadap cerita cerita yang telah ada

sambung menyambung
yang kemudian membuih
dan akhirnya hilang
seiring hilangnya buih buih di lautan
yang menjadi media berkumpulnya berbagai cerita

cerita lama berganti cerita baru

buih yang hilang akan terus terganti
selama air sungai masih mengalirkan cerita baru
bersama riaknya yang memberi warna
hingga bermuara di lautan media

buih yang hilang akan terus terganti
selama masih ada cerita yang bermuara
di lautan media

cerita cerita
ungkapkan semua rasa
yang terbawa bersama nafas adam dan hawa
memberikan makna yang sesungguhnya
terhadap hidup yang tercipta karena karunia Nya

biarkan cerita cerita
ungkapkan keluh kesahnya

tinggalkan pesan dan kesan
untuk masa depan
dan pergantian
masa ke masa

No comments: