Thursday, 10 September 2009

terjebak

berputar putar dalam satu percakapan
yang tak peka dengan kedekatan
berbalik pergi kemudian kembali
tanpa ada arti yang menemani

berutar putar dengan satu problema
yang tak kunjung sirna
kembali datang hanya dengan senyuman
hanya genggaman tanpa ada anyaman

terjebak
kamu mulai beriak
tak tahu kapan akan terkuak
makna yang terserak

terjebak
kamu mulai berteriak
tak dapat bergerak
dalam ikatan yang tak jinak

selamat
kamu terjebak tanpa alamat
untuk selamat

palembang, 11 september 2009

2 comments:

Kabasaran Soultan said...

Duh kawan...
dah lama biduk berlayar...
dah banyak tepian dilayar...
dah banyak kata di tebar ...
Mungkin saatnya mendengar...
mendengar...
mendengar....
itulah yang afdal saat ini.


nice poem

Zippy said...

Duh, mudah2'an saya tidak terjebak di hutan, wkwkwkwkwkwkw....