Tuesday, 31 August 2010

Mata

Mata
Tajam memandang tanpa bertandang
Hanya kedipan yang bertanya
Mampukah aku berjuang?
Seolah tak ada harapan padanya

Mata
Terburam oleh dahaga
Yang tak mungkin sirna oleh air telaga
Hanya berharap datangnya separuh nyawa
Yang kan melengkapi perjuanganya

Mata
Berputar putar pada satu berita
Yang hanya mengelabui saja
Melirik sesuatu yang menarik
Menjadi intrik yang Pelik

Mata
Mata
Mata

Palembang, 31 Agustus 2010

10 comments:

oempak said...

sungguh suatu karunia manusia memiliki mata...klo ga salah itu puisi ttg pdkt bukan ya :)

btw, ada bakat jg nih bkin puisi :)

aghoes said...

mantap ni bro puisinya,,,,thanks ya dah dtg diblog aq.......tukar link yuk....

Caray said...

Ini kode htmlnya silahkan di download:

http://www.ziddu.com/download/11490944/kodesms.txt.html

ferdivolutions said...

ayo ngeblog lagi, joniiiii.... :)

Gaphe said...

Karena Mata untuk melihat...

lihat ke atas supaya termotivasi.
Lihat ke bawah supaya bersyukur..

dan lihat ke kiri dan kanan..kalo mau nyeberang :)

all about nature said...

dan ajaibnya lagi, mata kiri gak bisa melihat mata yang kanan, begitu juga sebaliknya

ivan kavalera said...

Keajaiban ciptaan Tuhan ya, sob?

Teras Info said...

Puisi yang sangat bagus sekali...
SAlam kenal...

Bahasa Pena said...

Puisinya bagus ya...penuh makna...

Ahmadsyah said...

mantap gan.............